Strategi dan Kebijakan Dinas Peternakan Kabupaten Bone

24

Strategi dan Kebijakan Dinas Peternakan Kabupaten Bone
A.  Strategi
Berdasarkan Visi, Misi dimaksud, ditetapkan strategi pembangunan peternakan Kabupaten Bone Tahun 2013-2018 yang bertumpu pada strategi dasar sebagai berikut :
KEKUATAN ( strengths )

  1. Tingginya jumlah rumah tangga peternak yang berperan serta dalam meningkatkan produksi dan produktifitas ternak khususnya sapi, yang tinggi
  2. Ketersediaan lahan untuk usaha peternakan masih tinggi
  3. Adanya Pembinaan Petani Dan Pelaku Usaha Peternakan

KELEMAHAN ( weaknesses )

  1. Menurunnya mutu genetik ternak, khususnya sapi, akibat perkawinan sedarah.
  2. Produktivitas  ternak masih rendah akibat kelemahan manajemen
  3. Penerapan teknologi belum mandiri
  4. Pemotongan Betina Produktif masih tinggi
  5. Pola pemeliharaan masih tradisional dan merupakan usaha sampingan.
  6. Kemampuan dan keterampilan peternak masih rendah.

PELUANG  (opportunities )

  1. Usaha pertanian terpadu memerlukan pupuk organik dari limbah ternak
  2. Permintaan dari luar daerah terhadap bibit dan daging sapi sangat tinggi.
  3. Tumbuhnya industri berbahan baku dari produk ternak, khususnya sapi.
  4. Terdapat kesempatan untuk mengembangkan usaha peternakan dengan scheme kredit dari perbankan.

TANTANGAN ( threats )

  1. Masih tingginya resiko penyebaran penyakit dari daerah lain.
  2. Terdapat beberapa daerah di sekitar Kabupaten Bone yang juga mengembangkan usaha peternakan.
  3. Terdapatnya daging impor yang beredar di Kabupaten Bone.

Untuk lebih mengkongkritkan misi yang telah ditetapkan, maka diperlukan strategi, sebagai berikut :

  1. Meningkatkan penerapan Teknologi penerapan dalam pemanfaatan hasil ikutan ternak.
  2. Meningkatkan kualitas SDM peternak dalam teknik budidaya melalui pelatihan dan pembinaan.
  3. Meningkatkan populasi ternak dan hasil peternakan melalui penerapan inseminasi buatan, pengembangan hijauan makanan ternak, menekan pemotongan betina produktif dan mengatasi kelangkaan pejantan.
  4. Menekan munculnya kasus penyakit zoonosis melalui pencegahan dengan vaksinasi dan pengobatan ternak.
  5. Meningkatkan pemasaran hewan ternak dan hasil ikutannya melalui promosi.

B. Kebijakan
Kebijakan pembangunan peternakan Kabupaten Bone tahun 2008-2013 adalah sebagai berikut:

  1. Peningkatan fasilitasi sarana dan prasarana teknologi peternakan.
  2. Peningkatan pelatihan dan pembinaan mengenai teknik budidaya ternak yang baik
  3. Peningkatan pelaksanaan inseminasi buatan.
  4. Pengembangan hijauan pakan ternak.
  5. Pencegatan pemotongan betina produktif
  6. Mendatangkan pejantan unggul dari daerah lain
  7. Peningkatan pencegahan penyebaran penyakit zoonosis di dan pengobatan ternak yang sakit.
  8. Meningkatkan promosi potensi hewan ternak dan hasil ikutannya.