SOSIALISASI PENINGKATAN PEMAHAMAN PELAKU USAHA RPH DAN PASAR HEWAN TENTANG PENGAWASAN PANGAN ASAL HEWAN YANG AMAN SEHAT, UTUH DAN HALAL

Watampone, tanggal 16 Oktober 2019, Dinas Peternakan Kabupaten Bone Menggelar acara Sosialisasi Peningkatan Pemahaman Pelaku Usaha Rph Dan Pasar Hewan Tentang Pengawasan Pangan Asal Hewan Yang Aman Sehat, Utuh Dan Halal. Yang dihadiri oleh Petugas RPH, Pelaku Usaha, aparat TNI dan Kepolisian.yang bertempat di Aula Dinas Peternakan Kabupaten Bone.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Bone Drh.H Aris Handono  Mengatakan bahwa pemotongan ternak  yang dilaksanakan di RPH memenuhi persyaratan aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH). Pemenuhan tersebut dapat dilakukan melalui optimalisasi peran rumah pemotongan hewan (RPH). Beliau menambahkan,  Pemerintah saat ini berupaya untuk memberikan jaminan pada konsumen dan melindungi masyarakat dari bahaya yang dapat mengganggu kesehatan akibat mengkonsumsi bahan makanan asal hewan terutama daging serta melindungi peternak dari kerugian akibat menurunnya nilai/kualitas daging yang diproduksi melalui penyedian produk pangan asal hewan yang memenuhi kiriteria Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH). sedangkan Pengertian ASUH itu sendiri yang dituturkan Kepala Dinas Peternakan  adalah:
Aman : Tidak mengandung penyakit dan residu yang dapat menyebabkan penyakit/mengganggu kesehatan manusia
Sehat : Memiliki zat-zat yang berguna bagi kesehatan dan pertumbuhan tubuh
Utuh : Tidak dicampur dengan bagian lain dari hewan tersebut atau bagian dari hewan lainnya
Halal : Adalah dipotong dan ditangani sesuai dengan syariat agama Islam

Sebagai Rumah Potong Hewan (RPH) yang memiliki sertifikat Halal tentunya, ini perlu dijaga, aplagi dalam hal pemotongan tentunya melakukan pemeriksaan terlebih dahulu karena ini sesuai dengan peraturan daerah yang mengatur tentang pemotongan.

Beliau menambahkan perlunya pemanfaatan hasil ikutan ternak, biasanya jika selesai disembelin akan diambil hasil utamanya yaitu daging, lantas, Kulit darah dibuang begitu saja ini,  yang sebanarnya perlu dimanfaatkan, kita harus menjadi orang-orang kreatif kata Kepala Dinas Peternakan, daging bisa dimanfaatkan menjadi bakso, atau semacam bumbu lain, kulit bisa dimanfaatkan sebagai kerajinan, Tulang dimanfaatn sebagai pakan ternak yaitu tepung Tulang, begitupun darah dan bulu ternak. Ini bisa menambah nilai ekonomis bagi peternak ,Ujar beliau.

Admin : A.Syamsul Alam P